Catatan harian si pengembara dalam samsara

Love VS Hatred

Selamat pagi sahabat….

Trenyuh saat membaca artikel mengenai anak Binus yang disiram air keras akibat menolak cinta sang pemuja cinta.

Saya pernah menulis sebuah kalimat, “Love turns into hatred when the person whom you love doesn’t love you anymore.” Itu yang terjadi dengan diri kita semua. Ketika kita sangat memuja orang tersebut tetapi orang tersebut malah menyakiti, menolak, menghianati, atau membuang kita maka cinta biasanya berubah menjadi benci… benci yang merasuk ke dalam hati, terbawa sampai ke otak, kemudian menyebar ke seluruh tubuh… menjadikan makna cinta yang suci, tanpa pamrih, tulus, rela berkorban, tidak mengikat berubah….

Manusia termasuk saya terjebak oleh cinta palsu tersebut, cinta yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sang pujaan. Asalkan aku senang, maka aku tidak mau perduli dengan apapun. Aku pun merelakan masa depanku, merelakan milikku, merelakan orang tua ku, merelakan apapun demi orang yang dicintai…. setelah itu… menyesal. Aku membiarkan diriku dirasuki oleh cinta yang membuta, dan pikiran sehatku berganti dengan emosi meluap yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Sebenarnya, cinta yang membawa aku… selamanya tidak pernah membahagiakan.

Kalau memang cinta…. mengapa harus memiliki?

Kalau memang cinta, mengapa harus mengikat?

Kalau memang cinta, mengapa harus melukai?

Kalau memang cinta, mengapa harus menderita?

Kalau memang cinta, mengapa tidak mau berkorban?

Menjebak diri sendiri di dalam api cinta tidak menjadi masalah selama kita berhati-hati agar tidak terjilat api. Tapi menurut saya… bila kita siap mencintai, harusnya kita siap juga untuk dilukai. Mencintai adalah kebahagiaan, dicintai adalah anugrah. Jangan jadikan tidak dicintai sebagai alasan untuk berbuat jahat.. merugikan orang lain yang ujung-ujungnya merugikan diri sendiri. Bila ternyata kita tidak dicintai… biarkanlah… yang penting tunjukkan kepadanya bahwa cinta ku adalah tulus, dan rela berkorban meskipun aku dihianati, dilukai, disakiti atau dibenci.

Selamat mencintai… bawalah ketulusan dalam mencintai, agar menjadi TRUE LOVE…. Tidak pernah ada cinta yang keliru, yakinlah!

Semoga kita semua memiliki kebahagiaan dalam mencintai…

Jakarta, 8 Oktober 2013

Carya

 

 

Comments on: "Love VS Hatred" (1)

  1. Terima kasih banyak Suhu Xian Xing.. tulisan2 suhu sungguh banyak menginspirasi saya.. terus lah menulis dan berceramah Suhu..
    Suhu saya rindu sekali waktu bisa secara pribadi berkomunikasi langsung dengan Suhu.. kalau boleh Suhu berkenan memberikan cara bagaimana saya bisa berkomunikasi langsung dengan Suhu Xiang Xing.. Terima Kasih banyak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: