Catatan harian si pengembara dalam samsara

Lautan Samsara

“Beribu kelahiran sudah aku lewati.. beribu kematian sudah pernah aku alami… lahir, tua, dan sakit sudah pernah aku hadapi dan sekarang aku sedang terlahir lagi…

Sudahkah aku bosan dan jenuh dengan kelahiran ? Sudahkah aku bosan dan jenuh dengan kematian ? Pernahkah aku mencari obat untuk membuat aku tidak sakit lagi, tidak lahir lagi, tidak mati lagi, tidak menderita lagi ???

Lord Buddha… balok-balok Mu telah kau patahkan.. Kau tak lagi membuat rumah yang baru… sedangkan aku ?? Aku terus menikmati kelahiranku, aku terus menikmati hayalan-hayalanku, aku terus menikmati kemelekatan-kemelekatanku.. aku terus menikmati sentuhan-sentuhan dan sensasi-sensasi indriya ku…

Lord Buddha… meskipun terlambat kesadaran ini muncul.. semoga aku dapat mengikuti jejak Mu… menghancurkan rakit-rakit ku.. supaya aku tidak lagi mengembara.. di lautan samsara yang tiada batas nya ini !”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: