Catatan harian si pengembara dalam samsara

Gamers


Banyak orang dewasa kecanduan game online deh selain anak-anak dan remaja. Kenapa ya bisa begitu??? Hmmm…. gua kayanya jadi pengen research. Ada beberapa pertanyaan yang muncul di kepala gua… neh:
1. Apakah gamers kesepian?
2. Apakah gamers sedang tidak ada kerjaan?
3. Apakah gamers merasa jenuh dan perlu refreshing?
4. Apakah gamers sedang mencari ilham?
5. Apakah orang di sekeliling gamers tidak membuat nyaman? menyebalkan?
6. Apakah gamers sedang ingin sendirian?
7. Apakah gamers tipe introvert?
8. Apakah gamers merasa nyaman dengan orang-orang di dunia maya?
Aku lihat bahwa banyak gamers memperhatikan kebutuhan gamers lain di dunia maya. Para gamers saling share apa saja yang dibutuhkan gamers lain. Para gamers saling menjaga komunitasnya agar jangan sampai ada yang leave out. Para gamers saling menyapa ketika pagi hari dan mengucapkan salam perpisahan ketika malam tiba. Para gamers saling menyukai satu sama lain dan kehilangan bila salah satu gamer tiba-tiba tidak aktif. Para gamers saling merindukan satu sama lain bila tidak saling berbincang di saat-saat tertentu. Hmmmm…
Para gamers saling menjaga. Para gamers saling mendengarkan. Para gamers saling bercanda. Para gamers saling melindungi. Para gamers saling curhat. Para gamers akhirnya lebih nyaman dengan teman di dunia maya daripada di dunia nyata. Padahal, ngetik pake jempol jauh tidak efisien dibandingkan berbicara langsung. Padahal, ketawa menggunakan emot lebih tidak menyentuh dibandingkan ketawa nyata terbahak-bahak. Namun…. tetap para gamers tenggelam dan sibuk dengan dunianya. Setiap jam hanya untuk membuka game kesayangannya dan mencari sahabat-sahabat di dunia mayanya.
Ada yang salah dengan keluarga gamers. Ada yang tidak selaras dengan keluarga para gamers. Ada yang tidak benar dengan relasi para gamers di dunia nyata. Namun, siapa yang mau perduli? Siapa yang kepo-kepo memperbaikinya? Hmmm kurasa penderitaan para gamers sendiri pun tidak diketahui oleh mereka sendiri. Wkwkwkwks….
Well…. paling tidak dalam dunia game, ada hukum karma. Siapa yang banyak memberi, maka dia akan banyak menerima. Siapa yang sedikit memberi, maka ia akan sedikit menerima. Siapa yang yang setuju??? Silakan direnungkan… xixixixixixi 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂
Bogor, 04.09.2017
Carya
19:55:17
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: