Catatan harian si pengembara dalam samsara

26.03.2017 at night


Sesuatu yang berdiri tegak di belakang sana, meskipun jauh namun memberikan kenyamanan. Ia memberikan kedamaian. Ia menjaga dan selalu ada di sana untukku. Ia seperti seorang pengawal untukku.
Sesuatu yang di sana, apapun nama yang diberikan untuknya seperti mother of earth seperti pelindung yang selalu bersiap untuk melindungi aku dari segala mara bahaya dan bencana. Ia seperti perisai yang rela sakit ketika ada orang menyerangku. Ia rela terluka ketika ada orang menyakitiku. Ia rela hancur asal aku selamat.
Mereka ada di sana. Mereka tegak disana. Mereka tidak tergoyahkan. Mereka tidak tergantikan. Mereka tidak hancur karena waktu. Mereka adalah hartaku yang berharga. Mereka tidak pernah meninggalkan aku dan mereka tidak akan pernah membiarkan aku sendirian. Mereka terus menemaniku.
Gunung itu begitu berbahaya. Meskipun indah, itu hanya untuk dipandang mata. Ia tidak sesedap yang dibayangkan bila kita mendakinya. Ia memakan orang. Ia memakan semuanya. Ia memakan apapun yang ingin dimakannya.
Ia tidak bersahabat seperti yang kita bayangkan. Ia tidak akan pernah menjadi sahabat kita, sampai kapanpun. Dan ia selalu membuat gejolak hati semua orang, entah itu cinta ataupun benci. Karena ia seperti malaikan pencabut nyawa dengan segala macam senjata dan perisai bajanya.
Carya, 26.03.2017. 22:52:43

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: