Catatan harian si pengembara dalam samsara


Hari ini sungguh luar biasa buatku karena diberikan kesempatan untuk mengisi topik relaksasi dengan tema inti berhenti merokok kepada anak-anak SMA negeri 2 Tangerang. Acara ini diselenggarakan oleh mahasiswa kedokteran UPH yang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Salah satu program tahun ini adalah melakukan konseling kelompok 6 sesi tiap minggu kepada anak-anak SMA yang berniat untuk berhenti merokok. Hari ini adalah sesi ke-3 di mana mereka mengajak aku untuk bergabung dan tentunya aku menyanggupi untuk membantu karena hal ini akan menjadi pengalaman baru untukku berada dalam dunia yang nyata. Maklum… biasanya kan teori doang, terus seputar agama di lingkungan sendiri. Sekarang benar-benar ke tempat yang asing, di mana bertemu dengan orang-orang asing, dan lingkungan yang asing serta masyarakat yang asing. Maka aku sebut hari ini sungguh luar biasa.😀

Relaksasi hanya dilakukan sekitar 20-25 menit yang aku bagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pengantar untuk melakukan relaksasi dan praktek selama 5 menit. Setelah itu break, tanya jawab seputar permasalahan yang mungkin dialami para peserta, lalu dilanjutkan lagi dengan sesi ke dua selama 10 menit. Anak-anak yang berjumlah 8 orang itu tidak percaya kalau mereka mampu duduk diam berkonsentrasi selama 10 menit. Luar biasa kan? Dan aku katakan, bahwa setiap orang sebetulnya mampu dan pasti bisa asalkan ada kemauan dan tekad. So… Jia You…

Rasanya senang sekali bisa berkenalan dengan anak-anak SMAN 2 dan mahasiswa-mahasiswi kedokteran UPH. Mereka sungguh luar biasa. Rasanya seperti kembali ke jaman praktikum konseling di FKIP BK. Sekarang nyata aku alami, dengan orang lain yang tidak aku kenal. And it works…. So great I think!!!

Biasanya kami mahasiswa merekayasa hasil laporan konseling supaya nilainya A hahahah. Tapi kali ini benar-benar mereka yang melakukannya dan aku benar-benar sebagai undangan. Tanpa nilai, dan berhasil … aku bilang, sukses!!!   So… all is great.😀

Semoga kehadiran kita di manapun selalu membawa manfaat bagi makhluk lain. Semoga keberadaan kita selalu menjadi obor bagi mereka yang berada dalam kegelapan. Kalo tempat yang kita datangi gak perlu obor, ya obornya pergilah cari tempat lain yang perlu penerangan. Hehehe… intinya cuma satu: kita harus jemput bola dan jangan tunggu bola datang menghampiri kita. Nanti keburu tua… Hahahaha😀

Carya.
03.10.2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: