Catatan harian si pengembara dalam samsara

Domba Gelisah Itu….


Artikel yang berjudul “Domba gelisah itu…” yang di posting di sebuah website buddhist, dan tersebar kemana-mana karena bantuan BBM dan WA atau sosmed yang lain benar-benar luar biasa. Luar biasa menyentuh perasaanku dan membuat aku terharu luar biasa. Domba itu sudah kembali ke rumahnya. Ia tidak tersesat lagi. Semoga saat pergi beraktifitas, ia selalu ingat dan tahu arah jalan pulang ke rumah sejatinya.

Terima kasih untuk selalu mengingatku dalam kehidupanmu. Terima kasih untuk kesempatan yang diberikan untuk melakukan kebajikan sesaat saat itu. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi di hari esok. Yang aku ingin lakukan saat itu adalah menyokong dan menghantar seseorang yang memiliki keinginan dan daya juang yang luar biasa. Anda adalah salah satunya.

Melihat mukamu yang berseri, melihat foto-fotomu yang tersenyum ceria, ada rasa bahagia dalam hati ini. Melihat dengan anggunnya engkau duduk memberikan dhammadesana di beberapa daerah… muncul rasa terharu, Anakku telah menjadi dirinya sendiri.

Malam ini, aku mengenang pertemuan kita. Bandungan, Jawa Tengah. Pusdiklat Bodhidharma tempat kita berbincang dharma, berbincang tentang kehidupan, berbincang tentang mimpi-mimpi yang terus muncul dalam kehidupan kita. Maap, sebenarnya aku lupa tahun berapa tepatnya. Yang aku ingat… Anda hobi membaca buku, dan kita sering membahas buku bersama walaupun kita jarang bertemu, hanya sebulan sekali dan hanya beberapa tahun saja.

Domba gelisah… buatku Anda luar biasa. Anda super luar biasa. Anda memang dahsyat. Seperti Buddha katakan, penyelamat sejati adalah diri sendiri. Anda telah merealisasikannya.

Selamat berkarya, selamat berjuang, selamat berlatih hingga mencapai nirvana. Semoga apa yang Anda cita-citakan juga menjadi inspirasi semua orang yang memiliki ikatan jodoh dengan Anda.
Sukses untuk Anda. Be a good monk.

Carya, 13.09.2015.

Comments on: "Domba Gelisah Itu…." (1)

  1. as long as you find a “home”, peace and forever, without trying to mock/make other religion inferior, so whatever your religion, congrats.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: