Catatan harian si pengembara dalam samsara

Takut dan Malu Berbuat Jahat


Takut dan malu berbuat jahat atau yang sering dikenal sebagai hiri dan ottappa menjadi sub topik dalam talk show untuk orang tua pagi ini di Sekolah Mahabodhi Vidya Plus perumahan Citra. Tujuan awal dari mengadakan acara talk show ini adalah mengangkat permasalahan kekerasan seksual yang sering dialami oleh anak-anak. Kepsek dan tim edu konseling kemudian berinisiatif untuk membahas masalah mengenai sexual education dengan harapan orang tua lebih mawas diri terhadap perkembangan fisik, mental, dan spiritual anak-anaknya.

Bahan presentasiku sudah dibagikan kepada para peserta talk show. Mereka adalah para orang tua murid SD dari kelas 1 sampai 5. Ada ‘ancaman’ di balik acara ini yaitu orang tua yang tidak hadir maka tidak akan menerima raport anaknya. Tentunya ancaman ini sangat efektif mengingat orang tua selalu beralasan sibuk saat diminta untuk hadir dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah.

Inti pembicaraanku adalah pertumbuhan anak sangat bergantung pada orang tuanya. Jangan sia-siakan masa-masa bersama anak-anak Anda. Jangan katakan bahwa saat ini anakku masih kecil, anakku belum mengerti apapun, anakku masih belum paham, gampang lah gimana nanti, santai ajalah. Jangan!! Jangan berkata seperti itu. Setiap momen adalah indah, setiap waktu adalah indah, setiap detik adalah indah.

Orang tua sibuk mencari uang, untuk masa depan anak. Orang tua sibuk bekerja pagi sampai malam, itu untuk masa depan anak. Orang tua bersusah payah, semuanya adalah demi anak. Waktu demi waktu semua dilalui hanya demi anak. Semua pikiran dan perasaan tercurah, hanya demi anak. Namun, pernahkah papa dan mama menghabiskan waktu berdua hanya dengan anak? Pernahkah orang tua melewatkan waktu bermain bersama anak, bercanda bersama anak, berteriak-teriak bersama anak tanpa marah, tanpa teriakan, tanpa jeritan-jeritan emosi?? Pernah??? Jarang mungkin… selama ini yang kita lakukan hanya membentak, memarahi, menyudutkan, menegur, bahkan memukul, mencubit dan bentuk-bentuk kekerasan lainnya secara verbal.

Bapak dan ibu, apakah kalian tahu apa yang ada dalam pikiran anak-anak saat ini? Apakah bapak ibu pernah bertanya kepada anak-anak, apa yang mereka inginkan saat ini? Aku yakin bapak ibu tidak pernah bertanya hal ini kepada mereka. Dan aku pun yakin jawaban anak-anak sama, bukan emas, bukan berlian, bukan permata, bukan perhiasan, tapi bentuk cinta kasih seutuhnya dari papa dan mama yang akan mereka bawa untuk mengarungi kehidupan ini.

Bapak dan ibu, kembali ingatkan pada tujuan pernikahan kalian, bahwa kalian menikah untuk membuat rumah tangga bahagia, harmonis, dan damai. Pastikan janji itu masih ada sampai saat ini, pastikan komitmen itu masih kalian pegang sampai saat ini. Anak-anak itu polos, seperti lembaran putih, yang coretan-coretannya semua tergantung bapak dan ibu. Jangan jadikan anak Anda, bahagia secara duniawi namun hampa secara batin. Anak-anak yang demikian, akan tumbuh menjadi anak yang anti sosial karena kurangnya perhatian dan kasih sayang dari orang tua.

Mari kita berubah, ucapan-pikiran-tindakan yang selaras dengan nilai-nilai kebaikan yang kita anut tanpa membedakan agama, suku bangsa, maupun ras. Mari kita berubah, bukan untuk siapa-siapa, melainkan untuk diri Anda sendiri, untuk keluarga Anda sendiri.

Selamat hari Ibu… Selamat hari Bapak… selamat hari orang tua. Semoga kedamaian selalu menyertai keluarga kalian. Waktu tidak akan terulang, usia 6 tahun hanya sekali, usia 8 tahun hanya sekali, usia 21 tahun hanya sekali. Jadilah orang tua yang bijaksana.

Semua kebajikan ini kupersembahkan untuk semua orang tua, semoga para orang tua di manapun berada, diberkahi dengan kesehatan, usia panjang, dan dijauhkan dari mala petakan dan bencana.

Semoga semua makhluk hidup berbahagia. Tadyata Om Gate Gate Paragate Parasamgate Bodhi Svaha.

Jakarta, 19.12.2014
Carya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: