Catatan harian si pengembara dalam samsara

Game Online


Maraknya hiburan di dunia maya membuat aku penasaran. Apa sih yang sebenarnya terjadi? Bagaimana? Mengapa? Apa? Siapa saja? Efeknya? Banyak pertanyaan melintas di benakku. Ya, bagi orang gagap teknologi seperti aku, dunia maya tidak menjadi hal terpenting dalam hidup. Ada syukur, gak ada ya sudah. Sederhana. Waktu dihabiskan hanya dengan menonton berita, membaca koran, bermain catur, membaca buku, mendengarkan lagu… dan lewatlah satu hari. Kesepian? Tidak terasa. Hampa? Juga tidak terasa. Terasing? Tidak merasa. Bahagia? Ya, karena memiliki dunia sendiri yang mungkin tidak dipahami oleh orang lain. Positif? Tentu saja, banyak manfaat yang kuperoleh dari kegiatan-kegiatan tersebut. Pasrah? Tentu saja tidak, tetap aku berusaha untuk mempelajari teknologi yang semakin canggih ini.

Game online, bukan hal baru dan bukan hiburan baru. Sudah lama, sebelum masyarakat memiliki komputer atau laptop sendiri, aku rasa game online sudah ada. Perbedaannya hanya pada kemudahan menemukan akses internet. 10 tahun lalu masuk warnet, biaya per jam 7000, 8000 rupiah. Kalo main sendiri di rumah, harus punya modem. Beli harganya mahal. Belum lagi bulanannya, mahal kalau signal bagus masih OK. Sudah mahal signalnya pas-pasan pula. Pas kalo mendung hilang, pas kalo hujan besar hilang, pas kesambar petir hilang juga. Hehehe……😀

Sekarang akses internet murmer. Setiap orang bisa menggunakan HP untuk browsing internet dan bermain game online. Luar biasa, aku harusnya bersyukur masih ada nafas untuk menikmati semua kemudahan ini. Hahaha…. namun aku berharap aku tidak terjerat oleh kemudahan-kemudahan ini yang menyebabkan batinku merosot. Semoga aku selalu mawas diri.

Game online bukan sekedar game. Di sana ada kolom chatting, kita semua setelah masuk dalam satu grup, walaupun tidak saling mengenal namun dapat saling berbagi. Berbagi pengalaman, berbagi suka-duka, berbagi perasaan, berbagi cerita, berbagi tawa, berbagi air mata, berbagi peristiwa penting dalam kehidupan. Luar biasa… sungguh luar biasa. Kepercayaan  pada orang tidak kenal mengalir begitu saja. Aku mulai memahami, mengapa banyak anak remaja yang terjerat oleh suasana online ini. Aku mulai memahami, mengapa teknologi menjauhkan orang yang dekat dan mendekatkan orang yang jauh. Begitulah… saling berbagi, saling memahami, saling mencari, saling menyayangi terjadi dalam dunia maya untuk orang-orang yang sama sekali tidak dikenal. Luar biasa bukan?

Suami sibuk bermain game online, istri sibuk bermain dengan dunia sosial, semua sibuk masing-masing dalam dunia maya. Tidak terjalin lagi komunikasi yang sehat. Update status hanya untuk orang-orang yang tidak dikenal. Saat muncul perhatian, muncul banyak jempol yang menyukai, senang dan bangga muncul begitu saja. Rasanya kita menjadi orang terbahagia hari itu, rasanya kita menjadi orang tersempurna hari itu. Sementara saat orang terdekat kita memuji, hambar… menerima begitu saja, namun datar, tidak ada gejolak emosi lagi. Semuanya tanpa rasa… mungkin karena kebayakan basa-basi atau mungkin jenuh dengan orang-orang yang biasa kita temui.

Saudara-saudari…. membuka mata hati tidak lah mudah. Mata jasmani yang terbuka lebar sering kali keliru memberikan penilaian pada orang lain. Mata jasmani yang terjaga 16 jam sering kali salah memberikan pandangan atas suatu peristiwa. Mari kita belajar membuka mata hati, mata hati yang dipenuhi cinta kasih dan kebijaksanaan. Menikmati hari-hari saat bersama dengan orang yang pernah dicintai atau sedang dicintai, walaupun membosankan dan sulit dilakukan, tetap harus kita lakukan. Kebahagiaan selalu muncul saat kita menerima kenyataan. Kebahagiaan selalu hadir saat kita menerima hal-hal yang ada di depan mata.

Game online sekali-kali bole lah, namun ingat jangan sampai terjadi perselingkuhan di dunia maya. Sibuk update status di jejaring sosial bolehlah dilakukan namun jangan sampai terkesan Anda kesepian, Anda butuh perhatian, atau Anda cari perhatian. Mawas diri… itu kunci yang utama. Begitu virus sudah mulai merasuk batin, begitu membuka mata langsung online, masuk restaurant langsung online, mandi juga online, mengerjakan tugas juga online… hati-hati, Anda sudah terjebak dalam lingkaran maut yang Anda ciptakan sendiri. Besok lusa bila terjadi kerugian, yang rugi tetap diri sendiri.

Mari ber game online dengan cars yang bijaksana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: