Catatan harian si pengembara dalam samsara


Akhirnya selesai sudah acara wisuda 21 Oktober 2014. Perasaan senang, sedih, tegang, dan terharu merasuk jiwa. Akhirnya aku berhasil menyelesaikan studi ini tepat waktu setelah melewati jalanan Jakarta yang super macet dan rasa malas yang super duper ketika menghadapi ujian dan tugas laporan yang menumpuk. Bukan karena ingin menjadi yang terbaik walaupun saat ini lulus dengan pujian, tetapi hanya ingin menunjukkan pada diri sendiri bahwa aku mampu dan aku bisa. Aku hanya ingin mengatakan pada diriku sendiri bahwa kegagalan di masa lalu bukan karena aku tidak mampu tetapi karena cara belajar, motivasi belajar, dan tujuan hidup yang tidak jelas sehingga harus mengalami masa-masa kritis tersebut. Atau mungkin, karena jalan hidupku yang harus melewati semua ini?

Cita-cita masa kecil yang tidak jelas, ditambah pengaruh lingkungan dan tujuan hidup yang sok suci, membuat studiku menjadi samar-samar, yang penting naik kelas dan nilai standar adalah C. Tapi masih tersimpan satu hal dengan rapi dalam hatiku, aku ingin berbincang-bincang dengan orang gila, aku ingin menjadi teman baik bagi orang-orang yang dikucilkan orang lingkungan, teman, atau keluarga. Aku ingin menjadi sahabat bagi orang yang dalam kegelapan, yang merasa tidak memiliki siapapun saat hidup di dunia ini. Dengan modal pikiran dan hati seperti inilah, akhirnya dengan senang hati dan sadar diri aku memasuki UNIKA Indonesia Atma Jaya Jakarta dan mengikuti perkuliahan di prodi Bimbingan dan Konseling pada tahun 2010.

Menghafal dan mendengarkan dengan seksama menjadi hambatan besar bagiku apalagi usiaku yang tidak lagi muda. Aku mengubah cara belajar dengan membuat ringkasan yang teringkas setelah meringkas berkali-kali. Dengan demikian, aku bukan menghafal melainkan memahami dan apa yang telah kubaca itu menjadi milikku sendiri, bukan milik dosen atau pengarang makalah atau buku. Memotivasi diri untuk menyelesaikan kuliah dan melakukan yang terbaik itu yang terus kulakukan. Just do my best and I’ll get the return. Itu yang sekarang terjadi.

Lulus dengan pujian dari Unika Indonesia Atma Jaya dan mendapat cincin emas adalah 2 predikat yang kuperoleh. Membanggakan, dan mengharukan buatku. Ternyata aku mampu. Ternyata aku bisa. Ternyata aku berhasil. Karena itulah semua perasaan bergejolak menjadi satu, karena keberhasilan ini adalah pilihanku sendiri, bukan pilihan orang tua atau pilihan orang lain. Surprise sekali rasanya, dan aku berpikir akhirnya aku berhasil menjadi diriku sendiri walaupun harus menunggu setua ini, heheheh😀

Dua hal ini, kupersembahkan kepada kedua orang tuaku, kepada guru-guru dan para dosen di UNIV yang telah mengajar, membimbing, mendidik, dan memotivasi aku baik secara formal maupun informal, kepada semua donatur yang telah memberikan dana baik berupa uang, makanan, motivasi, dan barang-barang lainnya, kepada semua orang yang membaca tulisanku saat ini dan mereka yang telah memberikan ucapan dan  jempolnya untuk foto-foto di FB ku, dan kepada mereka yang turut bergembira atas keberhasilanku ini, serta semua panitia atau orang-orang yang terlibat langsung ataupun tidak langsung dengan diriku. Semoga kebahagiaan ini menjadi penyebab timbulnya kebahagiaan lainnya, kebijaksanaan, dan cinta kasih.

Thanks to: Prof. Laura, I. Yuyu, Rm. Yoseph, P. Felix Lengkong, I. Gerda, I. Vero, I. Lisa, I. Henny, I. Ani, Br. Bambang, I. Novi, dan Pak Cecep.

Special thanks to Suhu Xue Liang dan Sukong.

Prestasi saya hari ini karena kalian semua. The best is not me, but you all. Thanks for everything you’ve given me. I’m nothing without you all.

The things I got from the short messages and I’ll remember are:
1. Selalu ingat prodi BK (Rm. Yoseph) –> tentunya Romo… don’t worry. Selalu ada di hati.
2. Proviciat. Sukses, Bantu sahabat di mana kita berada (I. Gerda) –> Siap Ibu… I will.
3. Tuhan memberkati karya dan karsa suhu. (I. Vero) –> Trims Ibu.
4. Semoga makin berbunga yang harum bagi sesama. (Prof. Laura). –> Ibu juga.
5. Semoga kita dapat bermanfaat bagi orang lain. (I. Yuyu) –> Sadhu3x

Terima kasih teman-teman BK Atma Jaya di manapun berada,

Semoga di mana pun kita berada, selalu membawa kebahagiaan dan manfaat bagi semua makhluk, Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

Carya, 23.10.2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: