Catatan harian si pengembara dalam samsara

Ulang Tahun


Undangan pesta ulang tahun malam ini tidak meriah, bolehlah saya sebut sederhana. Gadis cantik ini Hanya mengundang beberapa sahabat dekat, dan sahabat dekat mengundang orang-orang terdekatnya. Cukup 3 meja, tidak lebih dan tidak kurang. Makna kebersamaan seolah-olah nampak. Kami duduk bersama, makan bersama, bercanda bersama, tertawa bersama yang lebih tepat saling menertawakan kebodohan dan kedunguan orang lain. Tidak ada yang istimewa selain acara tiup lilin dan potong kue sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun.

Well…. menurut hemat saya, ulang tahun tidak harus makan di restauran mewah dan menghabiskan banyak uang hanya untuk mengenyangkan perut teman-teman yang hidupnya sudah mapan. Alangkah indahnya bila sekali-kali kita berulang tahun di desa dan mengundang orang-orang sekampung untuk menikmati makanan bersama. Rasakan kehangatan dan kebersamaan yang benar-benar berbeda. Kesederhanaan yang benar-benar sederhana, penerimaan yang benar-benar keterimo, kehangatan yang benar-benar hangat. Saat itu kita akan menemukan, kebahagiaan yang lebih luar biasa dibanding duduk dalam ruangan mewah dan pulang larut malam karena jalanan Jakarta yang macet sangat.

Bogor, 05.04.2014
Carya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: