Catatan harian si pengembara dalam samsara


Menenangkan pikiran tak semudah mengucapkannya. Idealnya pikiran kita tak tergerakan oleh 8 hal duniawi seperti pujian, hinaan, kesedihan dan kegembiraan. Namun apa daya… kurangnya latihan dan terlalu banyak menghayal membuat pikiran ini sulit dikendalikan. Selama ini walaupun sudah berusaha menenangkan pikiran, nyatanya masih saja digoncangkan oleh 8 hembusan angin. 

Sedih, saat orang yang dicinta pergi. Menderita saat orang yang dicinta berhianat. Merana saat orang yang dicinta memutar balik fakta. Salah siapa? Dia atau Aku? Entah…. barangkali kalimat yang sering terlontar… “ini adalah sebuah proses” sebaiknya benar-benar dicerna dan diresapi. Makna yang begitu dalam, semoga membuat kita yang baru kehilangan orang yang dicinta lebih tegar, lebih mandiri dan lebih kuat. Memang semua orang tahu, ada pertemuan pasti ada perpisahan… tidak ada pesta yang tidak akan bubar… namun tentunya kita semua berharap…. pestaku tetap abadi, pestaku tetap berlangsung, pestaku tetap berjaya. 

Meskipun dihianati, walaupun disakiti, kenyataannya ditinggalkan… paling tidak kita harus belajar setiap saat, berpikir: “Bila yang kamu lakukan terhadapku membuat kamu bahagia, dapat membuat kamu terlepas dari beban hidupmu, dapat membuat kamu menemukan inti kehidupan, silakan lakukan saja. Aku rela menderita, asalkan kamu bahagia. Aku rela disakiti, asalkan kamu menemukan jati dirimu. Aku rela dihianati, asalkan kamu benar-benar menjadi dirimu. Aku rela ditinggalkan, asalkan kamu dapat hidup bahagia.” Satu hal…. Menenangkan pikiran setelah disakiti, dilukai, ditinggalkan, dihianati tentu saja tidak mudah… tidak semudah mengucapkannya dengan kata-kata. Tapi paling tidak… tetap tugas kita adalah menenangkan pikiran… menjinakkan pikiran monyet yang senang berkeliaran.

Semoga kamu bahagia di manapun kamu berada. Semoga tercapai semua keinginan dan harapan kamu. Semoga kamu menemukan kedamaian yang kamu cari. Semoga kamu dapat menenangkan pikiranmu sendiri… seperti juga Aku, si monyet yang selalu berusaha untuk menjinakkan pikiranku sendiri sesulit dan seberat apapun.

Bogor,
Carya 05.12.2013

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: