Catatan harian si pengembara dalam samsara

Waisak 2557 BE/2013


“Semoga Maha prajna dan maha maitri karuna Buddha Shakyamuni menginspirasi kita untuk selalu menjd pelita bagi mereka yg berada dlm kegelapan dan menjd jenbatan bagi mereka yg akan menyeberang.

Happy Vesakh 2557 BE/2013″

Ada banyak SMS, BBM, atau pesan di FB yang mengucapkan selamat Waisak 2013 dengan bahasa-bahasa yang indah. Aku sendiri tidak pandai merangkai kata. Aku hanya berharap bahwa aku dapat menjadi pelita bagi mereka yang berada dalam kegelapan dan menjadi jembatan bagi mereka yang akan menyeberang. Meski sering diucapkan dalam hati, namun tetap saja menemui banyak hambatan. Oleh karena itu, aku memohon kepada para Buddha dan Bodhisattva agar Maha Prajna dan Maha Maitri Karuna mereka dapat menginspirasi aku agar aku tetap berjalan di rel ku dan bersama-sama makhluk lain menuju kesempurnaan. 

Aku tahu bahwa aku banyak melakukan kesalahan. Aku sadar bahwa aku bukan orang yang baik. Aku juga paham banyak orang yang tentunya melihat banyak sekali pertentangan antara ucapan dan perbuatanku. Setidaknya, aku terus berusaha melakukan yang terbaik setiap hari meskipun itu jauh dari sempurna. Setidaknya aku terus berusaha, memaafkan orang yang membuatku kesal dan mengakui semua kesalahanku walaupun hanya di hadapan Buddha. 

Tahun ini, menurutku berbeda dengan Waisak-Waisak sebelumnya. Waisak tahun ini, membuatku lebih dapat berpikir dan merenung mengenai perjalanan hidupku. Setiap saat kereta akan datang menjemputku dan setiap saat aku harus melatih pikiran, ucapan dan perbuatanku…. agar ketika kereta itu tiba… aku sudah siap menaikinya kapan saja.

Aku berharap… kalian yang membaca artikel ini juga mempersiapkan diri untuk menyambut kereta terakhir kita. Melatih pikiran agar jauh dari keserahan, kebencian dan kebodohan batin, mengendalikan ucapan agar tidak menyakiti dan menghancurkan orang lain, serta menjaga perbuatan agar selalu membawa manfaat bagi orang lain. 

Semoga kesadaran-kesadaran kita ini…. menjadi sumber inspirasi teman-teman, sahabat-sahabat atau siapapun yang ada di dekat kita, sehingga mereka sama dan menyatu dari pikiran tercerahkan ini… kemudian bersama-sama lahir dalam kebahagiaan.

Tadyata Om Gate Gate Paragate Parasamgate Bodhi Svaha.

Bogor, 27 Mei 2013.

Carya

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: