Catatan harian si pengembara dalam samsara

Keinginan-keinginan


Monkey’s mind:

Tidak melekat pada nafsu indriawi, tidak melekat pada kesenangan jasmani, tidak melekat pada keinginan-keinginan… tapi kalo makanan udah masuk mulut… lupa deh kalo tangan lagi gerak ke depan ngambil lagi… *garuk-garuk kepala, abis enak sih*… hehehehehehehe….

Well…. enam indria itu emang susah buat dijaga. Mata, mulut, telinga, lidah, jasmani, pikiran. Kalau bisa kita tutup 5 lubang dari 6 lubang tersebut, sudah pasti kemelekatan-kemelekatan akan berkurang sekali… penderitaan-penderitaan pun tidak akan terlalu terasa seperti sayatan pisau.
Mata ditutup… melihat tapi tidak melihat. Telinga disumbat…. mendengar tapi tidak mendengar. Mulut disumbat… makan tapi tidak menikmati, badan dijaga.. merasakan tapi tidak terlena… pikiran dijaga.. berkeliaran tapi tetapi terawasi.. wah.. luar biasa dah hidup kita. Full of happiness… full of joy.. full of blessings.
Sayangnya… kita kebanyakan teori. Seneng protes sana-sini. Tapi waktunya diri sendiri harus praktek… kita pake alasan segudang. Misalnya neh… maklum lah, kan kita orang biasa… Wajarlah, kan kita masih manusia. Maafin lah .. kan kita cuma orang biasa. Nah itu lah yang bikin kita gak akan pernah maju dalam Dharma, yang ada malah mondar-mondari di pinggir pantai tapi gak pernah nyampe ke pantai seberang.
Semoga kita jadi praktisi yang sejati ya… bukan jadi pembual bermulut besar.
Salam…..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: