Catatan harian si pengembara dalam samsara

Ujian Akhir dan Ngemil


Apa seh hubungan Ujian Akhir dan Ngemil? Ooo… hubungannya jelas sangat akrab dan sangat dekat. Maksudnya… untuk dapat nilai tugas akhir gua dapat tugas nulis makalah yang bahannya diambil dari hasil wawancara.

Nah lho…. wawancara boooo….. dan gua pilih yang paling gampang temanya, NGEMIL. Kenapa gua bilang gampang??? Karena seudah wawancara gua harus ngamatin… dan ngemil ini yang paling gampang gua amati. Semua orang hobinya banyak yang cemal-cemil… jadi gua seneng banget dah dengan “ngemil” ini. Hahahaa…. maksudnya, makalah sekarang ini jadi cemilan batin dan pikiran gua gitu lho…

Gua sudah selesai menulis, dan gua juga sudah selesai bikin transkrip karangan wawancaranya…. TQ Berat buat semua teman yang merasa sudah membantu gua bikin makalah ini, walaupun gak suka ngemil… gak pa-pa.. gua tetap iklas ngucapin TQ Berat nya…. dan jangan bosan ya kalo besok-besok “cemilan makalah” gua bakalan mengganggu ketenangan hidup teman-teman semua. Hehehe…

Berikut ini hasil makalah gua dan transkrip wawancaranya. Semoga gak nulis salah dah gua…. Salam…..🙂🙂🙂🙂🙂

Kesehatan adalah faktor terpenting dalam kehidupan seorang manusia. Harta berlimpah dan uang yang banyak tidak akan memberikan kebahagiaan bila kita tidak memiliki kesehatan. Salah satu kebiasaan yang membuat kita tidak sehat adalah mengemil.

Menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia mengemil artinya adalah selalu makan makanan ringan. Makanan ringan di sini maksudnya adalah makanan yang tidak menyebabkan gula darah naik-turun secara drastis (2010, 2 September). KOMPAS, 3. Berikut ini akan dibahas tentang alasan mengapa seseorang memiliki kebiasaan mengemil, apa saja yang menjadi cemilan mereka, kapan saja waktu yang digunakan untuk mengemil, hubungan mengemil dengan kesehatan mereka dan keuntungan serta kerugian mengemil didasarkan pada hasil wawancara dengan beberapa orang koresponden.

Dari hasil wawancara dengan tujuh orang koresponden disimpulkan bahwa seseorang melakukan mengemil karena lima alasan. Pertama karena iseng, kedua karena stres atau BT, ketiga karena karena lapar, keempat karena malas makan nasi dan kelima karena sedang santai. Menurut dr. Yenti dalam Tabloid Nova, ngemil merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kepuasan dari himpitan tekanan hidup. Orang-orang yang mengemil ini cenderung berusaha melarikan diri dari stres dengan mencari penghiburan lewat makanan yang tak menyehatkan (2009, 30 Mei).

Makanan yang menjadi cemilan para koresponden jenisnya bermacam-macam. Mereka kebanyakan memilih cemilan dari kacang-kacangan, biskuit, keripik-keripik asin, kerupuk, coklat dan kue kering. Sebagian lagi menjadikan buah-buahan, indomie, es krim, dan jajanan abang-abang sebagai cemilannya. Mereka umumnya lebih menyukai cemilan yang rasanya asin dibandingkan cemilan yang rasanya manis. Sekali makan mereka bisa menghabiskan satu kantong cemilannya bila itu adalah makanan favoritnya.

Para koresponden biasanya memilih mengemil bila sedang nonton TV, baca buku, main komputer, online, minum kopi atau teh dan mengobrol santai dengan seseorang. Bila mereka tidak menemukan bahan cemilan di sekitarnya, mereka akan merasa sangat menderita. Keinginan mengemil yang begitu kuat ini akan mendorong mereka pergi ke luar rumah untuk mencari dan membeli bahan-bahan cemilan. Kebanyakan pria dan wanita yang suka mengemil memiliki perilaku yang sama. Mereka akan merasakan ketidaknyanyamanan dalam dirinya terutama bagian mulut dan perutnya bila tidak mengemil.

Semua koresponden menyadari bahwa mengemil adalah kebiasaan buruk yang mudah mendatangkan penyakit. Selain mempengaruhi kesehatan, mengemil juga merusak bentuk tubuh bila dilakukan dalam rentang waktu yang sangat lama. Mereka menyebutkan bahwa kebiasaan mengemil ini akan menyebabkan penyakit seperti obesitas, maag, asam urat, jantung, kolestrol, dan panas dalam. Walaupun mereka mengetahui bahwa mengemil adalah suatu kebiasaan buruk, tetapi mereka tetap tidak berusaha untuk menghentikan kebiasaan mengemilnya itu. Bahkan mereka mengakui bahwa mengemil adalah suatu kebutuhan yang tidak boleh tidak dilakukan (Mike, komunikasi pribadi, 1 Desember, 2010).

Mengemil tidak memerlukan guru. Mengemil tidak perlu pembelajaran. Mengemil adalah suatu kegiatan yang dilakukan tanpa perlu bimbingan dari orang lain. Mengemil adalah dorongan spontan yang muncul pada diri seseorang. Orang yang senang mengemil sebaiknya menyadari akibat-akibat yang timbul karena kebiasaan ngemil, terutama bila ngemil dilakukan di malam hari, sebelum istirahat malam. Kegemukan dan kolesterol sudah pasti akan bersarang dalam tubuhnya.

Seorang koresponden berkomentar, mengemil itu “mulut puas hati senang” (Margiana, komunikasi pribadi, 3 Desember, 2010). Jadi setelah mereka tahu kerugiannya, mereka tetap akan mengemil sampai tua. Meskipun saat ini beberapa dari mereka sudah mulai terkena akibatnya seperti kegemukan, maag, kolestrol dan asam urat, tapi mereka tidak perduli. Mereka memilih kegiatan yang lain untuk menjaga kesehatan mereka yaitu dengan berolah raga.

Secara umum semua koresponden menyatakan bahwa mengemil ini tidak mendatangkan keuntungan selain hati perut kenyang dan hati menjadi puas dan senang. Seperti yang dikatakan salah seorang koresponden, keuntungannya ada keterpuasan sendiri gitu lah, kalo kerugiannya ya nimbun penyakit tapi yang pasti jadi gendut, jadi merusak program diet tuuuhh. (Melani, komunikasi pribadi, 1 Desember, 2010).

Jadi bisa disimpulkan bahwa kebiasaan mengemil ini susah sekali dihilangkan dan bisa disebut tidak mungkin dihilangkan meskipun membuat kantong para pengemil menjadi kering. Mereka tetap akan mengemil dan sebagian dari antara mereka sudah berusaha untuk mengurangi bobot cemilannya agar terhindar dari berbagai macam penyakit terutama obesitas atau kegemukan.

Demikianlah hasil wawancara dengan para koresponden tentang mengemil. Saran dari saya, berhati-hatilah dengan segala jenis cemilan yang bisa membuat kita terkena penyakit maag, kolestrol, obesitas dan asam urat. Jangan lupa awasi juga kondisi kantong kita, jangan sampai besar pasak daripada tiang gara-gara membeli cemilan-cemilan sekedar pemuas iseng. Saat merasa bosan, jenuh, betul-betul lapar dan ingin ngemil, carilah cemilan yang bisa membuat badan sehat dan jauh dari penyakit seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.

Semoga tulisan ini memberikan pengetahuan tentang ngemil dan kesehatan kepada kita.

Akhir kata, semoga bermanfaat.

LAMPIRAN TRANSKRIP WAWANCARA

Koresponden pertama bernama Melani, 36.

 Suka ngemil gak, Melani? Suka banget, suhu! (Hehehe). Kenapa seh ngemil? iseng aja, terus buat ngilangin BT juga. Seudah ngemil emang rasanya gimana? Kenyang. Biasanya cemilannya apa aja? ya macam-macam, ada coklat, kripik, kacang, kue kering. Sambil ngemil ngapain biasanya? kalo lagi nonton tv pasti ngemil deh. Tahu gak ngemil ada akibatnya? Tahu. Bisa OB dan nimbun lemak penyakit. Tapi gimana ya, hehe… ngemil kan asyik. Takut gak kena penyakit? Takut seh, tapi susah ngilangin kebiasaan ngemil.. paling juga sekarang dikurangi. Berapa banyak sekali ngemil? Liat cemilannya sih, tapi biasanya kalo cemilan abis ngemilnya baru berhenti. (Hahahahaha….) Terus kalo cemilannya gak ada, gimana? Ya bikin, atau pergi keluar beli. (Hahaha…) Menurut Melani, apa seh keuntungan dan kerugiannya ngemil? Keuntungannya, ada keterpuasan sendiri gitu lah, kalo kerugiannya ya nimbun penyakit tapi yang pasti jadi gendut, jadi merusak program diet tuuuhh. Tengkiu, Melani… (Melani, komunikasi pribadi, 1 Desember, 2010)

Koresponden kedua bernama Mike, 64.

Ibu suka ngemil gak? Oh..suka banget. Kenapa ngemil, Bu? Iseng aja tapi kalo lapar juga ngemil. Seudah ngemil rasanya gimana, Bu? Enak, kan kenyang, kadang kalo lagi malas makan nasi saya ngemil. Cemilan favorit ibu apa? Yang asin-asin pokoknya, kaya kripik singkong asin gitu. Tiap hari pasti ngemil, Bu? Iya, pasti. Kalo cemilannya gak ada, gimana Bu? Ya cari keluar, sengaja beli cemilan. Dicari mau ngemil apa gitu. Sehari ngemil berapa kali, Bu? Paling banyak dua kali, pagi ama malam. Kalo perutnya udah kenyang, masih ngemil lagi gak, Bu? Masih, pokoknya tiap hari harus ngemil. (Hahahaha….) Suka pengen berhenti ngemil gak, Bu? Gak tuh ya. Kalo dikasih oleh-oleh dari teman, ibu maunya dikasih cemilan apa ? Apa aja lah, yang penting jangan yang manis-manis. Sekali ngemil berapa banyak, Bu? Paling satu kantong kripik singkong asin. Sambil ngemil biasanya ngapain, Bu? Nonton TV, sambil ngopi atau ngeteh. Kalo lagi kerja, ngemil gak Bu? Gak dong. Apa ngemil itu jadi satu kebutuhan, Bu? Iya. Dalam sehari, bisa gak ibu gak ngemil? Gak bisa deh, mulutnya ntar gak enak. Ibu tahu dong, kalo kebiasaan ngemil itu bisa mengganggu kesehatan? Tahu, tapi cuek ajalah, yang penting harus ngemil. Biar sehat ya saya olahraga. Tahu kan ibu, dari ngemil bisa kena sakit apa? Yang terasa sekarang ini ya sakit maag. Takut sakit gak bu, gara-gara ngemil ? Gak tuh. Ada usaha buat berhenti ngemil gak, Bu ? Gak ada. (Hahahaha….) Dari kapan ibu ngemil dan mau sampai kapan ibu ngemil ? Ada yang ngajarin gak pertama kali ngemil? Wah dari kecil udah ngemil. Mau sampai kapan? Ya sampai mati…. Hahahaha…. Gak ada yang ngajarin tuh, alami aja gitu. Keuntungan dan kerugian ngemil menurut ibu, apa? Kerugiannya? Ya itu jadi kena sakit maag. Keuntungannya ? ya jadi kenyang. Ok….Trimakasih ya, Bu. Iya, sama-sama. (Mike, komunikasi pribadi, 1 Desember, 2010)

 Koresponden ketiga bernama Vera,30.

Vera, saya boleh nanya-nanya gak? Saya mau kumpulin data, tentang kebiasaan ngemil. Boleh? Boleh, suhu. Vera suka ngemil gak? Vera sih sebenarnya gak suka ngemil, tapi sekarang jadi keharusan. Emang kenapa? Gara-gara lapar, dan gara-gara stress yang pasti. Ooo.. Mulai kapan jadinya sering ngemil? Hampir 8 bulan inilah… Emang kalo udah ngemil gimana rasanya? Kenyang pastinya. Cemilan Vera emang apa aja? bisa apa aja, kebanyakan sih keripik gitu atau biskuit atau buah. Tiap hari pasti ngemil? Biasanya gak, sekarang wajib… Kalo cemilannya gak ada, gimana dong? ya minum susu atau minum air putih. Terus sehari bisa ngemil berapa kali? Sekarang sih bisa empat sampai lima kali sehari. Kalo perutnya kenyang, gimana. Tetap ngemil ? Gak. Vera suka pengen berhenti ngemil gak? kalo bukan keharusan sih jarang ngemil sebetulnya. Kalo misalnya ada teman mau kasih oleh-oleh ama Vera, mau dong? Mau! Nah, Vera maunya dikasih apa? Apa ya… makanan ringan pastinya. Emang sekali ngemil bisa berapa banyak? Kalo keripik ya sebungkusan chitato gitu lah, kalo buah ya satu biji, kalo biscuit paling 1-2 potong. Sambil ngemil ngapain aja? Sambil kerja, sambil nonton TV… Tau dong kalo ngemil bisa bikin badan gak sehat.. menurut Vera gimana tuh? Iya pasti… kalo kebanyakan ngemil kripik pasti jadi panas dalam.. (hehehehe…) Vera takut sakit gak? Gak. Ada usaha untuk berhenti ngemil gak sampai sekarang? Gimana ya, gak terlalu senang ngemil sih. Menurut Vera keuntungan dan kerugian ngemil itu ada gak? Ada, keuntungannya bisa nahan lapar. Kerugiannya jadi gemuk, jadi kanker.. kantong kering gitu. (Hehehe…) (Vera, komunikasi pribadi, 1 Desember, 2010)

Koresponden keempat bernama Cilla, 15.

Cilla, suhu mau nanya-nanya, boleh? Boleh. Kenapa suhu? Cilla suka ngemil gak? suka banget! Ngemil lebih enak daripada makan lagi. (Hehe..) Biasa Cilla ngemil apa aja? Coklat, permen, apa aja lah yang ada. Pasti harus ngemil ya? gak pasti, kalo gak ada cemilan ya gak ngemil. Kalo udah kenyang ya berhenti. Sambil ngemil sambil ngapain biasanya? sambil nonton, sambil online, dan baca buku. Cilla bisa gak sehari gak ngemil? Bisa sih, tapi suka nyari cemilan sih. Hehe. Ada usaha buat berhenti ngemil gak? Gak akan berhenti ngemil… Cuma paling akan mengurangi aja. Tau ya ngemil bikin badan gak sehat. Tau sih. Bisa kena diabet. Mau sakit gara-gara ngemil? Gak mau lah. Jadi gimana? Yaaahh harus inget-inget aja gak boleh kebanyakan. Emang ngemil udah jadi kebutuhan ya? Iya… lumayan butuh. Menurut Cilla, ngemil ada untungnya gak? ada, untungnya puas, dan jadi teman buat ngusir bosan. Kalo ruginya? ada ? ada.. kantong aku kering, terus bisa kena penyakit. Hahaha…. Ok Cilla, makasih ya udah bantu banyak. Sama-sama.. (Cilla, komunikasi pribadi, 3 Desember, 2010)

 Koresponden kelima bernama Margiana,22.

 Kamu suka ngemil gak? Suka… (Hehe…) Biasanya kamu ngemil apa? Es krim, indomie, chiki, jajanan abang-abang seperti otak-otak, bakso, tapi kadang ngemil buah-buahan, (hahaha….). Tiap hari pasti ngemil ya? Pasti. Kenapa sih ngemil? Ya iseng aja. Kalo gak ngemil kayanya mulutnya gimana gitu. Abis tuh sekali ngemil? kalo gak enak boro-boro abis. Kalo enak, seudah ngemil rasanya pengen lagi. (Hahaha….) Terus kalo cemilannya itu gak ada, gimana jadinya? Kalo gak ada cemilan ya, pasti mikir mau beli cemilan apa.. (hehehe….) Pernah berhenti ngemil gak? Pernah, tapi makin pengen berhenti makin kepengen ngemil malah tuh !! jadi gak pernah usaha buat berhenti ngemil deh. (hahaha…) Hahaha…. Biasanya sambil ngemil sambil ngapain? sambil ngobrol. Tau gak kalo ngemil itu ada hubungannya ama kesehatanmu? Tahu… ngemil bisa bikin kena kolestrol, asam urat, terutama kanker.. hahaha…kantong kering ! Takut sakit gak gara-gara ngemil? Tergantung. Kalo ngemilnya buah-buahan saya gak takut sakit soalnya buah itu kan sehat. Tapi kalo ngemil yang lain ya takut, takut makanannya gak bersih ntar bisa mules-mules deh. Mau sampai kapan ngemil? Hmmm… sampai bosan ya. Saya ngemil dari sejak SMP hahaha… di SMP ngiler aja liat temen makan, jadi saya coba, jadi enak deh…sampai sekarang jadinya suka ngemil. Terus keuntungannya ngemil buat mu? mulut puas hati senang… (hahahaha..) Kalo kerugiannya? Ada ? ada… bikn gendut bo! Dan kere…(hahahaha…) (Margiana, komunikasi pribadi, 3 Desember, 2010)

Koresponden keenam bernama Tasya.

Ngobrol-ngobrol yoo bentar. Tasya suka ngemil gak? Suka. Kenapa Tasya ngemil? karena iseng. Tasya kalo udah ngemil, ngerasa gimana ? nyesel, kok ngemil sih. Emang Tasya suka ngemil apa? coklat, chiki. Tiap hari pasti ngemil gak? Gak pasti. Tasya suka pengen berhenti ngemil gak? pengen…. Menurut Tasya, ngemil itu merupakan suatu kebutuhan bukan? kadang-kadang iya. Tasya bisa gak sehari gak ngemil? Bisa sih tapi kalo lagi gak punya duit. (Hahaha…) Tau kan akibat ngemil itu apa? Tau… kegendutan. Takut sakit gak gara-gara ngemil? Engga… tapi takut tambah gendut aja. Ada usaha gak buat berhenti ngemil? Sedikit ada. Kalo cemilannya diminta orang, Tasya kasihin gak? Tergantung cemilannya, suhu. Oooo… jadi menurut Tasya, keuntungan ngemil ada gak? untungnya jarang, kalo ruginya jadi gendut. Hahaha… Ok Tasya… Tengkiu ya… (Tasya, komunikasi pribadi, 4 Desember, 2010)

Koresponden ketujuh seorang karyawan pria bernama Elizaris, 33.

Halo Eli, apa kabar? Baik, suhu! Bisa ngobrol-ngobrol bentar gak? Boleh. Kenapa, suhu? Gak sih, Cuma mau nanya doang. Eli suka ngemil gak? Ngemil? Suka sih. Terus biasanya ngemil apa? Kripik, biskuit, kue, apa ajalah yang ada. Kalo lagi kerja ngemil gak? Gak. Ntar dimarahin bos. (hehehe….) Hahaha… Eli, biasanya ngemilnya kapan? Malam doang, kalo lagi nyantai. Kan cape seharian kerja, pulang juga udah macet. Jadi sambil nyantai ya ngemil. Sambil nonton dong? Nonton bola? (Hahaha….) ya kadang-kadang, kadang sambil main game atau diam aja sambil ngemil gitu. Eli takut kena penyakit gak gara-gara ngemil? Takut sih… takut kolestrol, kalo gemuk sih udah agak gemuk sekarang juga. Takut kena asam urat juga. Terus, ada usaha gak buat ngilangin kebiasaan ngemilnya? Hehehehe… gak tuh. Takut tapi gak berusaha biar berhenti ngemil? Gimana ceritanya? Ya pokoknya, tetap ngemil dan tetap harus sehat…. Caranya? Ya ntar ajalah mikirinnya… (hahahaha) Tapi Eli tahu dong, ngemil bisa bikin sakit apa aja? Tau banget. Kena kolestrol dan asam urat kalo kebanyakan makan kacang. Yang pasti kena maag deh karena perut kita kadang udah kenyang tapi diisi terus… mungkin maag nya jadi stress harus ngegiling terus… (hahahahaha…) Menurut Eli, ngemil ada yang sehat gak? Hmmmm…. Kayanya gak ada yang sehat ya. Kalo lapar ya harusnya makan nasi sih. Kalo makannya snack, ya kurang gizi sih jadinya. Kalo makannya malah jajanan luar, sama aja… bisa kena penyakit juga. Jadi menurut Eli, ngemil ada untungnya gak? Untungnya? Wah kayanya banyak ruginya deh. Untungnya mungkin jadi punya teman ngobrol, teman akrab gitu. Apalagi kalo sambil ngopi sambil ngemil. Ngobrol jadi bisa gak abis-abis. Hahahaha… kalo ruginya udah pasti. Penyakit bisa muncul setiap saat (Hehehe)…. Makasih ya, Eli… udah jawab pertanyaan-pertanyaan saya. Iya suhu, sama-sama. (Elizaris, komunikasi pribadi, 4 Desember, 2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: