Catatan harian si pengembara dalam samsara

Anitya


“Ya. Ga apa2lah. Biar kamarnya bisa dipake buat yang lain. Kan anitya segalanya gak kekal.”

Seperti disiram es kepala ini saat membaca pesan singkat yang dikirim siang ini. Begitu menyegarkan ! Begitu mengharukan ! Begitu mempesona ! Nikmatnya sama seperti orang yang sedang kelaparan diberi makanan, sama seperti orang yang sedang kehausan diberi segelas air. Sungguh luar biasa !

Perpisahan kerap terjadi dalam kehidupan kita semua. Hari ini yang begitu lengket, begitu akrab, tiba-tiba jadi pergi, jadi menjauh. Hari ini yang begitu jauh, begitu tidak akrab, yang tidak dikenal tiba-tiba besok lusa menjadi sahabat kita, menjadi orang terdekat dan menjadi orang yang kita kasihi, orang yang kita cintai.

Perpisahan… pertemuan… anitya ! Ada pertemuan pasti ada perpisahan. Kalo tidak ingin berpisah.. janganlah pernah bertemu. Bisakah ?😀

Gua ingat satu kalimat yang pernah dilontarkan seorang Bhante saat mewawancara beliau: “We were born to die”. Kalo tidak ingin mengalami kematian.. janganlah kita terlahir lagi. Kalo sudah terlahir lagi, artinya kita harus mengalami kematian.

Anitya… Anitya !! Itu adalah sifat dunia.

Siapkah anda dengan kedatangan anitya ????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: