Catatan harian si pengembara dalam samsara

Sorry….


Cuma kata Sorry yang bisa gua ucapkan waktu orang itu marah ama gua. Gua tahu, harusnya gua kgak boleh ngelakuin kesalahan itu lagi. Yang terakhir kalinya gua udah janji ama dia, kalo gua akan lebih teliti, gua akan lebih hati-hati dalam melakukan apa aja. Tapi ternyata ? Tetap aja gua ngelakuin kesalahan. Fuih !!! Kalo boleh balik lagi ke hari kemarin, gua mau tolak aja kerjaan itu.. supaya gua kgak dimarahin. Kalo bisa…. tapi udah kgak bisa lagi.

Cuma kata Sorry yang bisa gua ucapkan waktu orang itu melototin gua. Gua tahu, gua harusnya tidak lagi bersandiwara.. pura-pura sabar. Hati gua padahal penuh dengan kemarahan, penuh dengan kebencian, penuh dengan rasa dendam. Gua pengen balas menyerang kata-kata dia, gua pengen balas memaki dia, gua pengen balas memarahi dia. Karena gua udah cape ditindas terus ama dia, karena gua udah cape ditekan secara psikis oleh dia. Tapi sama seperti hari-hari kemarin, gua tetap tidak bergeming dan tidak melakukan apa-apa… selain bilang, Sorry !!!

Cuma kata Sorry yang bisa gua ucapkan, waktu dia menangis di depan gua, menyuruh gua jangan pergi. Meminta gua untuk tetap tinggal di samping dia. Untuk tetap ada di dalam kehidupannya. Tapi gua udah kgak tahan lagi dengan segala bentuk kehidupan yang ada di sekeliling dia… gua udah kgak mampu lagi menjalani hidup yang hampa, kosong dan nelangsa saat gua mendampingi dia. Gua udah kgak mampu lagi berdiri di atas kaki gua sendiri untuk menggapai cita-cita gua. Karena itu… sorry..  satu kata yang bisa gua ucapkan malam itu… kemudian gua berjalan dan berlalu… tidak lagi menoleh ke belakang.

Cuma sorry yang bisa gua ucapkan pada kamu. Saat kamu meminta gua mengisi acara malam itu, tapi gua sedang tidak mood. Gua udah janji untuk datang sebetulnya, untuk mengisi acara besar kamu punya. Tapi sehari sebelum acara itu berlangsung, gua memberi kabar… Sorry ! Gua besok kgak bisa hadir untuk mengisi acara besar mu itu. Kamu marah ! Kamu kecewa, kamu ingin meledak ! Tapi kamu tidak mengatakan apa-apa. Hanya diam ! Dan diam mu terasa lebih menyakitkan untukku. Aku ingin kamu memarahi aku, aku ingin kamu memaki aku, aku ingin kamu berteriak-teriak… tapi semua tidak kamu lakukan. Dan aku… aku hanya bisa mengatakan kata Sorry ! Kemudian aku pun berlalu.

Sahabat…. itulah yang sering terjadi dalam kehidupan kita. Sorry ! Saat kita bener-bener minta maaf, kita mengatakan Sorry.. dan orang itu tidak memaafkan kita. Atau kita saat kita mengatakan Sorry, padahal kita tidak salah. Atau kita bersalah, tapi kita tidak pernah mengatakan kata Sorry.

Anda…. termasuk jenis yang manakah anda ?

Orang dewasa… adalah orang yang berani mengakui kesalahannya saat ia melakukan satu kesalahan walaupun kesalahan itu sangat kecil dan tidak berarti…

Selamat merenung diri😀😀😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: