Catatan harian si pengembara dalam samsara

KACA MATA


KACA MATA. Judulnya KACA MATA. Aku baca berulang-ulang… KACA MATA. Emang seh KACA MATA.. bukan KACAMATA lho…. hehehehe… bingung ? Noh kgak ada spasi dan ada spasi. Kalo yang kgak ada spasinya seh udah tahu… KACAMATA.. alat bantu indra penglihatan kita supaya bisa melihat lebih jelas, lebih terang dan lebih mantap.

Tapi KACA MATA di sini… artinya kaca yang terletak di depan mata. Kaca ini kgak sama dengan kacamata baca, yang biasa dimiliki orang-orang. Kaca mata ini… adalah kaca yang tidak ada ukurannya dan tidak bisa diukur oleh siapapun. Kaca yang dimaksud di sini… cuma diketahui oleh diri kita sendiri.. bahkan sahabat terdekat kita sendiri juga kgak tau bentuk kaca mata ini seperti apa.

Sekarang… gua ingin jelasin kaca mata yang gua punya. Buat perbandingan kalian… seperti apa seh kaca mata yang kalian miliki ?

Kaca yang gua miliki bentuknya transparan. Kalo gua lagi suka ama orang… kaca itu jadi bersinar-sinar penuh dengan harapan, penuh dengan kebahagiaan, penuh dengan hiburan, penuh dengan kesombongan, penuh dengan kenikmatan-kenikmatan, penuh dengan sorak sorai.

Kalo gua lagi kgak suka ama orang, kaca ini berubah.. menjadi buram. Menjadi berwarna-warni. Menjadi tidak ceria. Menjadi kecemburuan. Menjadi iri hati. Menjadi dengki. Menjadi dendam. Menjadi kesedihan. Menjadi kegelisahan. Menjadi kekhawatiran. Menjadi kejenuhan. Menjadi kebosanan. Menjadi pilih kasih. Menjadi keserakahan. Menjadi bencana dan musibah buat orang lain… dan gua sendiri.

Gua tahu… harusnya kaca mata ini… tranparat, tidak berwarna, bening, tidak memilih, tidak memihak, tidak membedakan, tidak menonjolkan diri, tidak gelisah, tenang, damai, dan tidak tergoyahkan. Tapi gua kgak tau… kenapa kaca mata yang gua miliki selalu berubah-ubah setiap saat.

Waktu gua galau, waktu gua merana… kaca ini ikutan galau, ikutan merana. Waktu gua bahagia, waktu gua gembira.. kaca ini ikutan bahagia, ikutan gembira. Terus menerus kaca ini berganti warna, berganti fungsi. Dan karena berganti bentuk setiap saat….. gua jadi bosan, gua jadi jenuh dan gua jadi risau. Sampai kapan kaca mata ini terus berganti-ganti ? Sampai kapan kaca mata ini terus berubah-ubah ???

Kaca mata kalian…. apakah sama seperti kaca mata yang gua miliki ? Terus berubah-ubah ? Melihat orang baik… kita ikutan muji. Melihat orang jahat.. kita ikutan mencela. Melihat orang baik yang telah kita puji terus jadi jahat… kita akhirnya ikutan mebenci.. Ah, cape ya !!! Cape kgak ? Cape dengan kaca mata ini… Cape dengan ilusi-ilusi kita yang terus berubah-ubah hingga kaca mata kita juga ikutan berubah.

Kaca mata… oh kaca mata… sampai kapan kamu nempel terus di pikiranku ? Sampai kapan kamu bisa kutinggalkan dan kulepaskan tanpa ada beban lagi ??

Kaca mata…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: