Catatan harian si pengembara dalam samsara

Ilmu


Semua orang berlomba-lomba mencari ilmu. Dapat ilmu setinggi-tingginya dengan biaya semurah-murahnya. Dari pendidikan pra-TK.. play group kale ya kemudian SD.. SMP, lanjut SMU kemudian Universitas dan terakhir mencari ilmu dengan gelar Master atau Profesor. Luar biasa !!!

Bicara tentang ilmu, ada satu dongeng yang sangat asyik untuk dicermati. Apakah itu ? Suatu ketika, ada seorang pemuda yang sengaja mencari ilmu silat ke sebuah vihara di atas gunung. Pemuda ini setelah tiba di atas gunung dan mengutarakan isi hatinya, akhirnya diperbolehkan tinggal di atas gunung oleh bhiksu kepala. Setiap hari pemuda ini diberi tugas untuk memisah-misahkan kertas.. ke kanan dan ke kiri.

Tak disadari si pemuda sudah berdiam selama lima tahun di atas gunung. Usianya sudah tidak remaja lagi dan dia sudah jenuh menunggu ilmu-ilmu silat yang katanya akan diajarkan oleh gurunya tersebut. Akhirnya, dengan membulatkan hati ia mengundurkan diri dari vihara tersebut, turun gunung dan ingin mencari ilmu silat lain di atas gunung yang lain.

Saat tiba di sebuah dusun.. si pemuda diserang oleh beberapa orang perampok. Mereka mengira si pemuda membawa bekal uang yang sangat banyak. Si pemuda ketakutan dan ia lari terbirit-birit. Salah satu dari perampok itu mengejarnya. Si pemuda makin mempercepat larinya. Karena ia tidak bisa silat, akhirnya ia terkejar oleh si perampok tadi.

Perampok dengan pisau kecilnya terus menyerang si pemuda. Si pemuda tidak sadar, ia terus menangkis ke kanan dan ke kiri menggunakan tangan kosong. Melihat kesaktian pemuda tersebut, si perampok jengah dan muncul rasa takut. Akhirnya si perampok lari terburu-buru.

Melihat si perampok lari sekencang-kencangnya… si pemuda merasa heran dan aneh. Tapi ia langsung tersadar.. ternyata ilmu silat telah dimilikinya. Ia pun memutuskan kembali pulang ke tempat gurunya.

Kita bandingkan dengan kehidupan kita. Ada ilmu-ilmu yang tidak kita sadari telah kita miliki sehingga kita tidak pernah mengolahnya. Ilmu yang ada dalam diri kita.. ilmu ini adalah potensi diri kita yang telah ada sejak kita dilahirkan.

Ilmu apakah yang kita miliki itu  dan yang harus kita kembangkan itu ?

Ilmu ketulusan hati, ilmu kesabaran, ilmu kebahagiaan, ilmu kerendahan hati, ilmu mencintai dan menghormati makhluk lain, ilmu-ilmu lainnya yang tidak bisa kita pelajari dari alam dan tidak bisa kita contoh dari orang lain. Ilmu ini muncul spontan, tidak membutuhkan gelar sarjana, gelar master atau gelar profesor. Ilmu-ilmu ini muncul berbarengan dengan munculnya kebijaksanaan.

Saat ilmu-ilmu ini kita keluarkan dan kita bagikan kepada orang lain.. mereka semua akan merasakan akibatnya dan turut bergembira atas ilmu-ilmu yang telah kita bagikan kepada mereka ini. Ilmu-ilmu ini tidak membutuhkan uang, tidak membutuhkan rumah, tidak membutuhkan famili, tidak membutuhkan makanan. Ilmu-ilmu ini hanya membutuhkan waktu untuk berkembang dengan baik. Ilmu-ilmu yang harus kita jaga sampai kita tua nanti. Ilmu-ilmu yang akan membawa kita menuju pada kebahagiaan spiritual.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: