Catatan harian si pengembara dalam samsara

Kematian


“Telah meninggal dunia tadi pagi pukul 4, guru Kimia kita tercinta, Pak J Berkahadi, disemayamkan di Nana Rohana ruang C.. “

“Baru kemarin papa ulang tahun… kok hari ini jadi begini ?? ”

Pak Berkahadi, guru Kimia gua waktu di SMA, meninggal dunia di usia 77 tahun. Menyusul Pak Prihadi dan Pak Moer. Udah 19 tahun kgak ketemu lagi ama Pak JB, panggilan akrab beliau.. sejak gua tamat dari SMA. Inget dulu, kuis kecil tiap kali masuk kelas. Cuma beberapa soal doang… tapi tetap aja susah buat dikerjain. Termasuk guru killer apa kgak… gua udah lupa. Cuma jangan coba main-main ama beliau… abis deh kita dihukum.

Gua baca lagi email dari milis teman-teman ex Aloy, tentang berita duka cita ini… yang membuat memori kita semua kembali ke jaman dulu… Jejak yang tidak bisa dihapus, yang setiap saat akan muncul kembali bila ada momen yang istimewa… terutama saat perpisahan ini terjadi..

Selamat jalan, Bapak… Meskipun waktu jadi murid, kami kgak pernah jadi murid yang baik waktu belajar di kelas… tapi saat Bapak pergi… kami semua kehilangan Bapak.. semua ilmu yang diberikan telah kami peroleh.. bahkan banyak yang kami lupakan kembali… Meskipun demikian, kami tulus mendoakan Bapak… semoga Bapak terlahir di alam bahagia..

“Kematian itu pasti… tapi kelahiran itu… tidak pasti … “

Fri, 28th August 2009

M

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: