Catatan harian si pengembara dalam samsara

Hari ke – 5


Sudah lima hari ini kepalaku sakit, nafasku sesak dan nafsu makanku menurun. Bukan karena badanku sakit.. tapi ini dikarenakan pikiranku yang sakit. Jiwaku yang sakit, batinku yang sakit, dan ingatanku yang sakit. Sakit karena kurangnya kesabaran dalam diriku, sakit karena kurangnya pengetahuan dalam diriku, sakit karena kurangnya kesadaran dalam diriku. Sakit karena kurangnya kebijaksanaan dalam diriku.

Mereka menyebutku si “Murtad”, si “Keras Kepala”. Aku membenamkan kepalaku di atas bantal. Rasanya badan ini semakin bergetar.. dan keluarlah air mataku.. karena aku sangat menyayangi kamu, maka aku meninggalkan kamu.  Karena aku tidak sanggup melihat kamu jatuh dihantam orang. Karena aku tidak sanggup melihat kamu terluka. Karena aku tidak sanggup melihat kamu hancur begitu saja.

Ini adalah hari ke-5 dimana aku berjalan terseok-seok.. karena aku tidak punya sandaran, dan aku tidak ingin lagi bersandar. Ini adalah hari ke-5 dimana aku menimbang apakah aku harus kembali kepadamu atau tidak. Ini adalah hari ke-5 dimana aku dituntut untuk memutuskan jalan yang dianggap orang lain adalah jalan terbaik untukku..

Ini adalah hari ke-5.. hari dimana aku menulis karangan ini… Hari ke-5

Comments on: "Hari ke – 5" (1)

  1. suhu, uda lama diri mu kaga isi blog hiks hikss.. :D:D
    tekkeeerrr suhuuu😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: