Catatan harian si pengembara dalam samsara

Salah pilih


Dunia kemarin berpihak kepadaku… aku bahagia di hari kemarin, aku tersenyum di hari kemarin, aku bergaya di hari kemarin, aku berlagak di hari kemarin. Aku menertawakan teman-temanku di hari kemarin, aku mengejar cita-cita dan mimpi-mimpiku di hari kemarin. Aku berenang di lautan biru bersama angsa-angsa putih… dan semua kulakukan di hari kemarin.

Hari ini ternyata berbeda dengan hari kemarin. Hari ini aku menangis. Hari ini aku meneteskan air mata, hari ini aku meringis, hari ini aku mengeluh kepada teman-teman. Hari ini semua orang menertawakan kebodohanku, hari ini semua orang mengatakan keburukan tentang diriku, hari ini semua sahabat mengejekku dan mencibir sambil berlalu… tidak ada yang perduli dengan hatiku yang sedang terluka.

Aku duduk memeluk lutut di pojok ruangan ini. Mataku menerawang menatap pekatnya malam. Tidak ada bulan, tidak ada bintang. Benar-benar kelam. Terisak aku…  dan menetes deras air mataku. Semua orang menyalahkanku. Hari ini… hari ini… !!! Beda dengan kemarin… dan bukan kemarin…

Dan aku berkata kepada diriku sendiri, “Kenapa aku salah memilih jalan di saat orang-orang memilih jalan yang benar ?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: