Catatan harian si pengembara dalam samsara

Ada Dusta


Gua tiba-tiba inget lagu ini… “Hati siapakah.. yang takkan hancur.. bila di depan mata ia bercumbu… insan yang mana.. yang tak jadi benci.. bila cinta yang indah jadi begini… Kau yang kusayang mengapa …. dst.. dst.. dst.. (maaf lupa lagi….🙂 ) Ini lagu jaman gua SMP… waktu itu lagi musim lagu cengeng… nyanyinya pake gitar.. teriak-teriak sampai tetangga keluar rumah melototin kita… hahahaha…. jadul !!

Ceritanya apa kok gua bisa inget lagu ini ?? Tadi sore ada orang curhat.. Mau tahu ?? Duduk dulu yang manis ya… tangan dilipat.. muka jangan ditekuk, dan mulut jangan lupa ditutup… jangan sampai ngeclak.. kalo orang Sunda bilang.. alias netes air liurnya… hehehe…

Gua liat foto keluarga besar di ruang tamunya… terus katanya, ini foto 3 tahun yang lalu.. diambil karena suaminya mau pergi ke Cina buat cangkok ginjal… 7 bulan dia jaga suaminya siang-malam… sampai suaminya sehat lagi.. bisa jalan lagi.. bisa kerja lagi… luar biasa ya !!!🙂

Sayang seribu kali sayang… seudah sehat suaminya malah kawin siri ama cewek lain… di Jawa, di kampung… kesel neh si ibu… dia kejar suaminya ke kampung itu… diajukannya dua pilihan pada suami tercinta yang sudah menyakiti hatinya… : “Pilih aku… atau dia… ” Eh.. ini ada lagunya lagi.. gini kata-katanya… “tetapkanlah dihatimu… dia atau diriku… sayang.. kejamnya dirimu….” Nah persis sama dengan syair lagu ini nasib si ibu….

Si suami pulang kembali ke ibu kota… dan kembali jadi suami yang baik… (versi suaminya lah.. hehe). Cuma si ibu bilang, kalo cewek itu lebih cantik dari gua… sarjana… orang kaya… gua rela dia rebut suami gua… tapi ini ? Gua masih jauh lebih cantik dari dia…. Sakit hati saya…. Hiks…

Beginilah para ibu dan suami… janganlah ada dusta di antara kalian (kaya lagu lagi ya…. ) komunikasi itu harus dijalin dari awal pernikahan… kalo sekarang udah nikah sekian lama terus baru sadar kalo kalian kurang komunikasi… buru-buru ubahlah kebiasaan buruk ini… Tidak adanya komunikasi itu… pemicu kehancuran rumah tangga…

Jangan lupa… komunikasi harus dilakukan secara baik-baik… bukan dengan acara pukul-pukulan, tinju-tinjuan, tendang-tendangan dan gampar-gamparan… bicaralah baik-baik, dengan bahasa yang halus dan sopan, muka yang ramah dan bergaya bijaksana… dusta pun takut !!! Pati takkan lagi ADA DUSTA diantara kalian !!!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: