Catatan harian si pengembara dalam samsara

Untuk Kita Renungkan


Hie guys and girls.. apakah anda semuanya sehat-sehat ? Happy ? Semoga ya. )

Neh judul bukan karena terpengaruh ama lagu Ebiet.. hehe… aku emang seneng denger lagu Ebiet.. tapi ini topik aku ambil karena di mobil tadi aku sempat cerita ama s’one yang spesial banget.. spesial bukan cuma buat aku.. tapi yang pasti spesial untuk dunia pendidikan.

Yup.. kalian pasti kgak kenal.. karena mungkin bukan muridnya, hehehe.. jadi intinya adalah beliau ini adalah rekan dosen dan juga guru di beberapa sekolah. Apa yang menyentuh hati aku sampai nulis di blog ini ?? )

Karena pengalaman ngajarnya sudah lebih dari 15 tahun tapi kemana-mana tetap aja naik KOPAJA.. sekarang udah seneng karena ada busway. Sementara murid-muridnya ?? Udah pada naik Mercy, naik pesawat, naik tangga rumahnya yang berlantai 4.. tapi beliau ??? Tetap terkantuk-kantuk dijalanan sampai feelingnya muncul terus teriak, “STOP, Bang !!”

Beliau bilang, banyak mantan muridnya yang udah sukses pada sengaja nemuin beliau dan bilang, “Buuu… saya sekarang sudah sukses.. terima kasih ya, Bu !” Tapi sampai hari ini… belum ada dari salah seorang mantan muridnya yang bilang, “Buu… terima kasih ya, sekarang saya sudah sukses… apa yang bisa saya sumbangkan untuk dunia pendidikan ?”

Well… suara hati dari seorang guru..dan aku yakin, semua guru pasti meneriakkan kalimat yang sama.. Hiks.. sedih ya… Aku jadi ingat satu lagu waktu aku SD dulu, dinyanyikan tiap kali kenaikan kelas terus mata kita berkaca-kata karena harus pisah ama wali kelas. Masih inget lagu ini:  ”PAHLAWAN TANPA TANDA JASA” ?? )

Aku ini alumnus SMU ST ALOYSIUS di Bandung.. aku bangga banget dan seneng banget, karena alumni Aloy pada care ama mantan guru-gurunya. Kita saling ngasih tau kalo ada guru yang sakit, masuk RS bahkan sampai mantan guru yang meninggal dunia. Kita tau… gaji guru kgak besar.. kita sama-sama keluarin uang walaupun kgak banyak.. tapi minimal bisa membantu beaya operasi/RS para guru yang udah berjasa membesarkan kita dengan ilmunya. Kita sangat-sangat menghargai pengabdian para guru yang sungguh mulia.

Coba deh nonton atau baca buku yang judulnya LASKAR PELANGI.. Bakalan tersentuh deh hati kita.. bagaimana para guru ini bener-bener mengabdi kepada dunia pendidikan..  kgak perduli gaji, kgak perduli pangkat… yang penting, ngajar biar anak jadi pintar… ini semua ada hubungannya ama kita kan ?? 

Oleh karena itu… Kita yang udah sukses.. ataupun kita yang masih belajar di UNIV, SMA or SMP.. kita sama-sama yooo.. bertekad… untuk perduli pada pendidikan.. perduli pada para gurunya, perduli pada sekolah tempat kita belajar. Karena sekolah adalah tempat kedua kita setelah rumah !! )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: