Catatan harian si pengembara dalam samsara

Pembicaraan Tidak Bermanfaat


Menurut gua.. kita ini sering banget mengalami musibah akibat dari kecelakaan mulut. Alias.. kgak bisa jaga mulut kalo ngomong, padahal udah tau kalo ujung lidah lebih tajam dari ujung pisau. )

Pembicaraan itu ada 3 macam.. pertama, yang bermanfaat. Ini artinya bisa membawa kemajuan bathin bagi yang denger. Minimal bisa nambah semangat si pendengar. Ya.. bisa bikin si pendengar happy…  bukan happy karena kehancuran orang lain.. tapi happy karena dia dan semua orang bahagia.

Yang kedua, pembicaraan yang tidak bermanfaat. Ini artinya, membuat orang lain jadi mundurnya bathinnya, jadi tidak bersemangat, jadi tidak mau maju. Bikin orang jadi ribut, jadi perang, jadi marah, jadi yang jelek-jelek deh pokoknya.

Yang ketiga, pembicaraan yang tidak berakibat baik, juga tidak berakibat buruk. Tapi ini susah, karena yang denger bisa kecampur ama emosinya. Misalkan, si A bilang: Makan. Si B yang denger, kalo dia lagi happy, dia merasa itu adalah perhatian. Tapi kalo si B lagi BT, dia bisa uring-uringan karena dipikirnya si A suka ngatur dia. Hehehehehe…

Tapi, kita jangan pusingin apa reaksi orang. Yang penting, tetap hati-hati dengan ucapan kita.. jangan sampai melakukan pembicaraan yang tidak bermanfaat, ok ??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: