Catatan harian si pengembara dalam samsara

Kamu


Kamu tahu gak… kalau aku sediiiiiih banget. Sedih karena kamu gak tau ada dimana dan aku gak pernah ketemu kamu lagi. Aku sedih karena kamu menghilang. Sudah puluhan tahun aku mencari-cari kamu tapi jejak kaki benar-benar gak tampak. Gak ada bekas.

Kamu tau gak… kalau aku kangen ama kamu, ama perhatian kamu, ama senyum kamu. Asal liat kamu dari kejauhan.. aku senaaaaannnggg banget. Asal liat kamu ada di dalam kantor, hati aku merasa tenaaaaanggg banget. Rasanya aku punya satu pahlawan. Aku punya satu pelindung.

Kamu tau gak, tanpa kamu… aku gak punya kehidupan. Tanpa kamu, aku gak punya kebahagiaan. Tanpa kamu, aku gak punya semangat untuk menjalani kehidupan yang makin lama makin terasa berat di pundakku. Tanpa kamu… aku tak tau mesti ngapain.

Kamu tau gak, saat ada kamu… aku punya keberanian memutuskan jalan kehidupan. Saat ada kamu, aku punya keceriaan dalam senyumku. Saat ada kamu, aku merasa bebas menari-nari di udara, berenang di lautan…. hatiku bebas karena aku punya kamu yang mendampingi setiap langkahku.

Saat aku menangis, kamu berada di sampingku, menenangkan aku. Saat aku dimarahi orang, kamu ada menghibur aku. Saat aku bertengkar dengan orang lain, kamu menjadi pembela aku. Saat aku bermusuhan dengan orang lain, kamu hadir menasihati aku. Saat aku kelaparan, kamu datang membawa makanan. Saat aku ingin bermain, kamu mengajakku pergi jauh. Saat aku ingin ketenangan, kamu duduk diam di sampingku. Saat aku merindukan kamu, kamu datang dengan senyum kamu.

Aku sering malu pada diriku sendiri. Kamu begitu baik ama aku.. tapi aku gak pernah baik sama kamu. Kamu begitu perhatian ama aku, tapi aku gak pernah ngasih perhatian ama kamu. Kamu begitu sabar tapi aku gak pernah sabar menghadapi kamu. Kamu begitu tenang, melindungi aku tapi aku gak pernah berterima kasih atas semua yang pernah kamu berikan padaku.

Sekarang… kamu gak tau ada dimana. Baru aku merasakan aku udah kehilangan kamu. Aku baru merasakan kebaikan kamu, perhatian kamu, semua yang pernah kamu berikan ama aku.

Aku sediiiihhhh banget… karena aku ingin membuat kamu bahagia dalam usia kamu yang mulai menjelang senja. Tapi aku gak tau kamu ada di mana. Aku gak tau, apa kamu sehat apa gak. Apa kamu ada yang menjaga apa gak. Apa kamu sendirian atau ada yang menemani. Apa kamu sedih atau kamu sedang bergembira. Aku sedih karena sekarang aku gak tau apa-apa tentang kamu.

Tapi kamu jangan khawatir kalau aku sudah melupakan kamu. Aku akan selalu mengingat kamu. Dalam setiap langkah kakiku, dalam setiap tarikan keluar masuk nafasku, dalam setiap doaku. Karena aku ada sekarang ini karena jasa kamu, karena perhatian kamu, karena kasih sayang kamu.

Aku sedih tapi aku bahagia. Karena aku punya kamu dalam kehidupan aku sekarang ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: